Analisis Komparatif Penafsiran Ayat Jihad Pada Tafsir Fi Zhilalil Qur'an dan Al-Manar
DOI:
https://doi.org/10.54801/q6w91d47Keywords:
Analisis Komparatif , Tafsir al-Manār , Fi Zhilal al-Qur’an , JihadAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif penafsian Sayyid Quthb dalam Fi Zhilal al-Qur'an dan Rashid Rida dalam Tafsir Al-Manar terhadap QS. Al-Anfal ayat 72-75, Khususnya mengenai konsep jihad, hijrah, dan solidaritas umat. Penelitian ini berupaya menyingkap perbedaan metodologi, corak, dan orientasi kedua mufassir dalam memahami makna jihad serta implikasinya terhadap kehidupan sosial keagamaan umat Islam modern. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sayyid Quthb menafsirkan jihad secara universal dan ideologis , sebagai perjuangan abadi menegakkan sistem Allah di muka bumi. Corak tafsir nya bersifat Haraki dan Tarbawi, menekankan dimensi spiritual dan perjuangan sosial. Sedangkan Rashid Rida menafsirkan jihad secara historis dan dalam tinjauan hukum, dengan pendekatan islahi (reformis) yang menekankan perubahan tatanan sosial dan hukum umat Islam sesuai perkembangan zaman. Keduanya sepakat bahwa iman, hijrah, dan jihad merupakan pilar utama dalam pembentukan masyarakat islam, namun keduanya berbeda dalam menafsirkan bentuk aktualisasi jihad di era modern. Penelitian ini berkesimpulan bahwa Fi Zhilalil Qur'an merepresentasikan tafsir revivalis - ideologis, sedangkan al-Manar mencerminkan tafsir reformis - rasional dalam wacana tafsir modern.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jahira Salsabila Nurul Imam, Edi Komarudin, Asep Ahmad Fathurrohman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


