Pendampingan Tata Kelola dan Manajemen Lembaga Pendidikan Keagamaan Berbasis Masjiddi Desa Ciherang Kecamatan Nagreg

Authors

  • Agus Hidayat IAI Persis Bandung Author
  • Agung Mulyadin IAI Persis Bandung Author
  • Heri Kurniawan IAI Persis Bandung Author
  • Risti Hoerunnisa IAI Persis Bandung Author

Keywords:

Mosque-Based, Islamic Educational Institutions, Mosque Governance.

Abstract

Desa Ciherang Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung merupakan salahsatu desa yang memiliki banyak Lembaga Pendidikan Islam berbasis masjid. Tapi, hal tersebut tidak diiringi dengan sistem tata kelola dan manajemen yang prosesional, sehingga kegiatan keagamaan berjalan tanpa perencanaan yang matang. Berdasarkan hal tersebut, maka pengabdian kepada mayarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan manajemen lembaga pendidikan keagamaan berbasis masjid  di Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg melalui kegiatan pendampingan yang terarah, sistematis, dan berkelanjutan. Kemudian, metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa pendekatan partisipatif (Participatory Action Approach), yaitu melibatkan secara aktif pengelola masjid dan lembaga pendidikan keagamaan sebagai subjek kegiatan. Maka hasil yang didapatkan adalah masih lemahnya pemahaman tentang tata kelola dan manajemen lembaga pendidikan keagamaan berbasis masjid. Hal ini didasarkan masih banyaknya pengurus masjid yang tidak memiliki Surat Keputusan Pengurus Masjid, dan masih banyak madrasah yang belum terdaftar secara hukum yang berlaku di Indonesia. Dengan demikian, pendampingan tata kelola dan manajemen lembaga pendidikan keagamaan berbasis masjid di Desa Ciherang Kecamatan Nagreg menjadi langkah penting dalam mengoptimalkan potensi fasilitas keagamaan yang ada di daerah tersebut.

Downloads

Published

2026-03-04

How to Cite

Pendampingan Tata Kelola dan Manajemen Lembaga Pendidikan Keagamaan Berbasis Masjiddi Desa Ciherang Kecamatan Nagreg. (2026). Al-Mujtamaiyyah: Journal of Community Engagement, 1(1), 50-63. https://journal.iaipibandung.ac.id/index.php/almujtamaiyyah/article/view/573