PENYEBAB POLITICAL DISTRUST PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Analisis Tafsir Maudhu’i Ayat-ayat Tentang Amanah Dan Pemenuhan Janji)
DOI:
https://doi.org/10.54801/yvbfw894Keywords:
Politik, Amanah, Tafsir Maudhu’iAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap penyebab political distrust dalam perspektif al-Qur’an melalui analisis ayat-ayat tentang amanah dan pemenuhan janji. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir maudhu’i menurut al-Farmawi. Sumber data penelitian berupa ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan amanah dan janji, didukung oleh kitab-kitab tafsir dan literatur ilmiah relevan. Jenis data bersifat kualitatif, dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan pendekatan deskriptif-analitis serta metode semantik ensiklopedik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa political distrust dalam al-Qur’an tercermin dalam dua narasi utama, yaitu kisah saudara-saudara Nabi Yusuf dan Bani Israil. Kedua kisah tersebut memperlihatkan bahwa pengkhianatan terhadap amanah dan pengingkaran terhadap janji menjadi faktor utama hilangnya kepercayaan, baik dalam relasi sosial maupun struktur kekuasaan. Temuan ini menegaskan bahwa konsep amanah dan pemenuhan janji memiliki signifikansi penting dalam kajian etika politik Islam dan berkontribusi pada penguatan perspektif normatif al-Qur’an dalam memahami problem kepercayaan politik kontemporer.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Herdin Rahmawan, Ujang Mimin Muhaemin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


