MENGEVALUASI OTORITAS KUTUB AL-SITTAH DALAM POSISI KANONIK HADIS
DOI:
https://doi.org/10.54801/82009n56Keywords:
Kutub al-Sittah, otoritas hadis, hadis kanonikAbstract
Kajian ini mengevaluasi otoritas Kutub al-Sittah dalam struktur kanon hadis Sunni. Enam kitab hadis utama menempati posisi otoritatif setelah Al-Qur’an dalam tradisi keilmuan Islam. Otoritas tersebut terbentuk melalui proses historis, metodologis, dan penerimaan ilmiah para ulama hadis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan historis, analitis, dan komparatif terhadap literatur hadis klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otoritas Kutub al-Sittah dibangun di atas kritik sanad dan matan yang ketat, kredibilitas para penyusunnya, serta penerimaan luas dalam tradisi intelektual Islam. Namun, kajian hadis kontemporer tetap memerlukan pendekatan kritis dan kontekstual. Dengan demikian, Kutub al-Sittah tetap otoritatif, tetapi perlu dibaca dengan analisis akademik yang proporsional.
References
Abdul Latib, M. S. A. (2025). Digital transformation in hadith studies. TAMMAT Journal of Critical Hadith Studies, 3(1).
Azami, M. M. (1992). Studies in hadith methodology and literature. American Trust.
Brown, J. A. C. (2009). Hadith: Muhammad’s legacy in the medieval and modern world. Oneworld.
Dzulraidi, D. H., & Jalil, A. A. (2025). Kitab-kitab syarah Sunan al-Nasa’i. Journal Islam dan Masyarakat Kontemporari, 26(1).
Ferdiansah, F., Humaeroh, M., & Muhsin, M. (2025). Takhrīj hadis dalam Kutub al-Sittah. Tashdiq Journal, 17(1).
Goldziher, I. (1971). Muhammedan studies. Allen & Unwin.
Ibn al-Salah. (1986). ‘Ulum al-hadith. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Itr, N. (1997). Manhaj al-naqd fi ‘ulum al-hadith. Dar al-Fikr.
Motzki, H. (2001). The Musannaf of Abd al-Razzaq. Journal of Near Eastern Studies, 50(1).
Nur’aini, L. H. (2025). The use of digital technology in hadith studies. At-Turots, 7(1).
Rahman, F. (1982). Islam and modernity. University of Chicago Press.
Rohman, T. A., & al-Mighwar, M. (2024). Historiografi hadis dan Kutub al-Sittah. Asian Journal of Islamic Studies and Da’wah, 2(4).
Schacht, J. (1950). The origins of Muhammadan jurisprudence. Oxford.
al-Khatib, M. A. (2002). Usul al-hadith. Dar al-Fikr.
al-Suyuti, J. (2003). Tadrib al-rawi. Dar al-Hadith.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Masnun Maesaroh Masnun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











