Hambatan Guru RA Cempaka Putih dalam Pengenalan Bahasa Inggris
DOI:
https://doi.org/10.54801/nqgzkh82Keywords:
hambatan linguistik, hambatan pedagogis, guru RA, bahasa Inggris, anak usia dini, TEYLAbstract
Pengenalan bahasa Inggris pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) semakin menjadi tuntutan di era globalisasi. Namun, sebagian besar guru PAUD tidak memiliki latar belakang pendidikan bahasa Inggris, sehingga menghadapi berbagai hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan linguistik dan pedagogis yang dihadapi guru dalam mengenalkan bahasa Inggris kepada anak usia 4–6 tahun serta mendeskripsikan upaya adaptif guru dalam merespons hambatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas lima guru aktif (in-service teachers) di RA Cempaka Putih yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi naturalistik, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Penelitian berlandaskan prinsip Developmentally Appropriate Practice (DAP). Hasil penelitian diharapkan mengungkap bentuk hambatan linguistik dan pedagogis serta strategi adaptif guru dalam mengenalkan bahasa Inggris sesuai karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini diharapkan berkontribusi terhadap pengembangan kajian Teaching English to Young Learners (TEYL) dan memberikan rekomendasi praktis bagi guru, lembaga PAUD, program studi PAUD, dan pemangku kebijakan.
References
Adji, S. S., Kismiati, D. A., Safitri, H., Hartinawati, H., Sugilar, S., Novianti, I., & Zakirman, Z. (2022). Pelatihan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) sebagai kerangka pengetahuan untuk meningkatkan kompetensi guru. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 3(3), 401–409. https://doi.org/10.33394/jpu.v3i3.5897
Budianto, M., & Enita, S. (2024). Empowering early educators through community-based training: Enhancing English proficiency for playgroup and kindergarten teachers. Jurnal SOLMA, 13(3), 2994–3003. https://doi.org/10.2236/solma.v13i3.17091
Darihastining, S., Mardiana, W., Misnawati, M., Sulistyowati, H., Rahmawati, Y., & Sujinah, S. (2023). Penerapan berbagai hipotesis pemerolehan bahasa kedua terhadap anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 685–698. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3893
Departemen Pendidikan Nasional. (2022). Profil guru PAUD Indonesia dan tantangan peningkatan kualifikasi. [Data publikasi belum lengkap].
Ellis, R. (2008). The study of second language acquisition (2nd ed.). Oxford, England: Oxford University Press.
Fitriati, S. W., Adisti, A. R., Farida, A. N., & Hapsari, C. T. (2023). Peningkatan kompetensi mengajar bahasa Inggris guru-guru PAUD melalui pelatihan pembelajaran dan sumber belajar interaktif. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 4(1), 224–237. https://doi.org/10.33369/jurnalinovasi.v4i1.31239
Krashen, S. D. (1985). The input hypothesis: Issues and implications. London, England: Longman.
Lubis, S. I., Harahap, Y. M., & Rahmawati, W. T. (2025). Pemberdayaan guru PAUD pada pembelajaran bahasa Inggris melalui modifikasi permainan tradisional. Wahana: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 22–23.
Maesaroh, D. T., & Bhakti, S. O. W. (2026). Between global aspirations and developmental considerations: Pre-service teachers' beliefs about English instruction in Indonesian ECE. BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, 5(1), 71–80. https://journal.uinsi.ac.id/index.php/bocah/article/view/12720
National Association for the Education of Young Children. (2020). Developmentally appropriate practice in early childhood programs serving children from birth through age 8 (4th ed.). Washington, DC: Author.
Na'imah. (2022). Urgensi bahasa Inggris dikembangkan sejak anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2564–2572. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.1916
Nabilah, I., & Silmi, I. L. (2024). Analisis model pembelajaran AUD dengan pendekatan DAP dan scaffolding. Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(2), 50. https://doi.org/10.58518/s0ab5k21
Pramesty, N. S., Maghfiroh, A., & Mustikawati, D. A. (2022). Teachers' challenges in teaching English to young learners in rural area. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(4), 5283–5292. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i4.1517
Ramadhayanti, N., Harsono, A. M. B., & Suriansyah, A. (2025). Transformasi peran guru kelas: Tantangan dan strategi dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(4).
RizkaSaomi, M., & Zahra, F. (2026). Konsep pendidikan anak usia dini dalam perspektif psikologi Islam: Fondasi perkembangan fitrah anak. Jurnal Pendidikan Educandum. https://ojs.staisdharma.ac.id/index.php/jpe/article/view/552
Shulman, L. S. (1986). Those who understand: Knowledge growth in teaching. Educational Researcher, 15(2), 4–14.
Sukimin. (2025). Penyelenggaraan pendidikan PAUD berbasis Islam dalam perspektif standar nasional PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 3078–3088. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7348
Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan dan peran di bidang pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211. https://doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.236
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Intan Permanik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











