PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KOMUNITAS MELALUI PENGEMBANGAN WISATA ALAM NIAGARA JONGGOL (BHUTAN VAN JAVA)

Authors

  • Ramdan Junaeni UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Herman Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.54801/yy2wcy82

Keywords:

Community Based Research, Ekowisata, Pemberdayaan Masyarakat, Partisipasi Lokal, Niagara Jonggol, Kesadaran Kritis.

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di kawasan perdesaan sering kali dihadapkan pada tantangan kerentanan ekonomi agraris dan keterbatasan kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat lokal, proses pengembangan kapasitas dan kesadaran kritis warga, serta tingkat kemandirian komunitas dalam mengelola keberlanjutan ekowisata alam Niagara Jonggol ("Bhutan van Java") di Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Community Based Research (CBR). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam bersama pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pemandu keselamatan (river rescue), pelaku usaha kuliner perempuan, serta tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Partisipasi masyarakat terbentuk secara organik (bottom-up) dan inklusif, dengan pembagian peran yang fungsional pada tahap operasional dan pemanfaatan hasil ekonomi secara berkeadilan, meskipun pada tahap perencanaan makro masih didominasi pengurus inti; (2) Aktivitas ekowisata berfungsi sebagai media experiential learning yang berhasil meningkatkan keterampilan hospitality, komunikasi publik, dan mitigasi bencana air, sekaligus menumbuhkan kesadaran kritis (critical consciousness) warga dalam merawat ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Cipamingkis; (3) Komunitas lokal memiliki tingkat kemandirian (community resilience) yang tinggi dalam membiayai operasional harian secara swadaya dan menyelesaikan konflik internal melalui musyawarah adat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan modal sosial dan kepemilikan penuh masyarakat menjadi fondasi utama keberlanjutan ekowisata perdesaan.

References

Cohen, J. M., & Uphoff, N. T. (1977). Rural development participation: Concepts and measures for project design, implementation and evaluation. Rural Development Committee, Center for International Studies, Cornell University.

Larasati, M. (2021). Strategi pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekowisata berbasis komunitas di kawasan perdesaan. Jurnal Ilmu Sosial dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 115–128.

Maghfiroh, L. (2021). Metodologi Community Based Research dalam penumbuhan kesadaran kritis masyarakat lokal. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 19(1), 45–58.

Maryani, E., & Nainggolan, H. (2020). Penguatan partisipasi dan kepemilikan lokal dalam pengelolaan destinasi wisata alam. Jurnal Geografi Pariwisata, 8(3), 201–214.

Martiarini, R. (2019). Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Pariwisata Terapan, 3(1), 32–44.

Rahmawati, S. (2020). Modal sosial dan resiliensi komunitas pada pengalihan fungsi lahan menuju industri ekowisata. Jurnal Sosiologi Perdesaan, 12(2), 89–102.

Downloads

Published

30.01.2026

How to Cite

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KOMUNITAS MELALUI PENGEMBANGAN WISATA ALAM NIAGARA JONGGOL (BHUTAN VAN JAVA). (2026). AL-IBANAH, 11(1), 112-122. https://doi.org/10.54801/yy2wcy82

Similar Articles

31-40 of 49

You may also start an advanced similarity search for this article.