Urgensitas Mempelajari Ilmu Dakwah

Tela’ah Ontologi, Epistimologi, dan Aksiologi

Authors

  • Nunung Nurhasanah Institut Agama Islam Persis Bandung

DOI:

https://doi.org/10.54801/jisscdiksi.v3i01.258

Keywords:

Ilmu Dakwah, Ontologi, Epistimologi, Aksiologi

Abstract

Ilmu dakwah sebagai bagian dari ilmu ke-Islaman bertitik tolak dari pendekatan deduktif-normatif yang bersumber dari wahyu. Selanjutnya dikembangkan dengan pendekatan induktif, sehingga memberikan bobot sebagai disiplin ilmu yang berkarakteristik khusus. Dalam kerangka filsafat, ilmu dakwah disandarkan pada tiga aspek yang merupakan dasar bagi eksistensi ilmu, yaitu ontologi, epistimologi, dan aksiologi. Dakwah sebagai disiplin ilmu termasuk ilmu yang masih baru, sehingga sebagian orang masih mempersoalkan pada ranah epistemologinya. Dari sisi aksiologi, Ilmu dakwah sudah demikian kokoh. Pada perkembangannya, ilmu dakwah telah mempunyai ruang lingkup atau bingkainya. Ilmu dakwah diperkirakan masih akan terus berkembang seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, teknologi, dan masyarakat. Dalam ranah Aksiologi, ilmu dakwah perannya cukup urgen dan strategis. Persoalan-persoalan manusia, sosial, masyarakat, yang semakin kompleks menuntut dakwah mewujudkan perubahan pada terciptanya cita-cita Islam. Maka mempelajari ilmu dakwah oleh para aktivis dakwah menjadi perlu demi terciptanya rahmatan lil alamin dan izzatul islam wal muslimin.

Downloads

Published

11-02-2025

How to Cite

Urgensitas Mempelajari Ilmu Dakwah: Tela’ah Ontologi, Epistimologi, dan Aksiologi . (2025). JOURNAL OF ISLAMIC SOCIAL SCIENCE AND COMMUNICATION (JISSC) DIKSI, 3(01), 17-28. https://doi.org/10.54801/jisscdiksi.v3i01.258

Similar Articles

11-20 of 24

You may also start an advanced similarity search for this article.